Sejarah Candi Borobudur dan Asal Usul Dibaliknya yang Wajib Diketahui

Sejarah Ditemukannya Candi Borobudur

Sejarah Candi Borobudur merupakan salah satu situs candi atau kuil terbesar di Indonesia, bahkan sudah dinobatkan dalam salah satu monumen Budha terbesar di dunia. Situs bersejarah yang terletak di Jalan Badrawati, kota Magelang, Jawa Tengah ini sangat populer dengan kemegahan dan keagungannya.

Tak heran jikalau UNESCO menetapkan salah satu warisan kebudayaan ini ke dalam tujuh keajaiban dunia yang telah diakui seluruh dunia.

Menurut cerita yang beredar di masyarakat mengenai sejarah Candi Borobudur, konon candi yang diperkirakan dibangun pada abad ke 8 masehi ini berhasil dibangun pada masa pemerintahan dinasti Syailendra oleh penganut agama Budha Mahayana.

Meskipun kini asal usul Candi Borobudur ini masih penuh misteri, namun yang jelas terdapat sejarah panjang dalam pendirian satu ini.

Mengenal Sejarah Asal Usul Candi Borobudur

Mengenal Sejarah Asal Usul Candi Borobudur

http://kitacerdas.com

Banyak ahli yang sudah memperkirakan berdirinya Candi Borobudur di tanah Jawa ini. Meskipun tak semua ahli sejarah memiliki pendapat yang sama, namun untuk memperkirakan kapan tahun berdirinya candi yang dibangun oleh dinasti Syailendra ini didasarkan pada perbandingan antara jenis aksara yang tertulis di kaki tertutup Karmawibhangga dengan jenis aksara yang umumnya digunakan pada prasasti kerajaan abad ke-8 dan ke-9.

Setelah terjadi pergulatan yang panjang, diperkirakan bahwa Candi Borobudur ini didirikan di Jawa Tengah dari kurun waktu 760 hingga 830 masehi.

Artikel Terkait :  100+ Kumpulan Cerita Rakyat Pendek Legenda Nusantara

Tak heran jikalau Candi Borobudur memiliki tampilan yang megah dan mewah. Pasalnya untuk membangunnya membutuhkan waktu kurang lebih 75 hingga 100 tahun lamanya. Meskipun selama kurun waktu yang lama tersebut telah berganti masa pemerintahan dan kekuasaan, namun pembangunan Candi Borobudur tetap terus dilanjutkan.

Hingga pada akhirnya pembangunan Candi Borobudur ini benar-benar selesai 100 persen saat masa pemerintahan Raja Samaratungga, tepatnya pada tahun 825 Masehi.

Walaupun kini Candi Borobudur masih sangat berdiri dengan gagah dan kokohnya, namun tahukah Anda belum ada sejarah yang berhasil mengungkap siapa orang yang memiliki andil besar dalam pembangunan Candi Borobudur tersebut. Bahkan hingga saat ini belum ada ahli sejarah yang berhasil mengungkapkan corak agama apa yang diusung oleh Candi Borobudur ini.

Namun meskipun demikian yang jelas candi ini memang di bangun pada masa dinasti Syailendra yang dibantu oleh orang-orang Budha pada saat itu.

Belum pasti corak agama apa yang diusung oleh Candi Borobudur ini, namun menurut sejarah yang beredar dulunya masyarakat dari Dinasti Syailendra menganut agama Budha yang beraliran Mahayana yang terbilang cukup taat.

Tetapi menurut fakta sejarah yang tertera dalam temuan prasasti Sojomerto mengungkapkan bahwa dulunya masyarakat ini menganut agama Hindu Siwa.

Tak heran jikalau corak Hindu-Budha sangat kental sekali dengan candi ini. Pasalnya pada jaman itu banyak sekali berdiri candi-candi yang bercorak Hindu-Budha di dataran Kedu. Bahkan di sekitar situs Candi Borobudur juga terdapat sebuah candi yang bernama Candi Suci Shiwalinga yang merupakan candi bercorak Hindu.

Meskipun banyak sekali terjadi perdebatan dan pergulatan panjang antara pendapat para ahli dengan fakta sejarah yang banyak ditemukan pada prasasti mengenai sejarah Candi Borobudur, tetapi kini telah disepakati bahwasanya Candi Borobudur merupakan sebuah warisan situs kebudayaan yang bercorak agama Budha hingga saat ini.

Pasalnya pembangunan Candi Borobudur ini berkisar antara kurun waktu yang sama dengan candi Prambananan yang juga terletak di tanah Jawa. Tetapi hanya saja Candi Borobudur telah selesai lebih dahulu dari pada candi Prambanan, tepatnya pada tahun 825 Masehi.

Sejarah Berdirinya Bangunan Candi Borobudur

Sejarah Berdirinya Bangunan Candi Borobudur

https://www.twisata.com

Sejarah Candi Borobudur memang terbilang cukup panjang dan dipenuhi dengan pergulatan serta perdebatan. Namun tahukah Anda sebelum menjadi bangunan situs kebudayaan yang tampil dengan megah dan kokoh, dulunya Candi Borobudur ini hanyalah berupa rancangan stupa tunggal yang memiliki ukuran besar dan memahkotai puncaknya.

Karena menurut sebagian orang dulunya stupa pada Candi Borobudur ini sangat besar dan akan membahayakan orang lain. Oleh karena itu stupa tersebut dipugar dan diganti dengan tiga barisan stupa kecil dan satu stupa besar di tengahnya sebagai induk dari semua stupa hingga saat ini.

Artikel terkait :  17 Peninggalan Kerajaan Majapahit Paling Bersejarah Hingga Saat Ini

Menurut perkiraan, dulunya Candi Borobudur ini dibongkar dengan melewati empat kali tahapan yang panjang dan melelahkan. Tahapan pertama pembongkaran Candi Borobudur ini dilakukan pada tahun 750 Masehi dengan meletakkan fondasi dasar pada Candi Borobudur.

Salah satu situs kebudayaan di pulau Jawa tersebut dibangun diatas perbukitan tanah alami yang diratakan serta dipadatkan dan kemudian ditutup dengan bahan yang memiliki struktur layaknya batu lapis demi lapis hingga menyerupai cangkang yang menyelimuti bukit tanah.

Meskipun tidak seluruhnya bangunan Candi Borobudur terbuat dari material batu andesit namun mayoritas di beberapa bagian Candi Borobudur menggunakan material batu andesit sebagai bahan dasarnya.

Mulanya Candi Borobudur ini akan dibongkar dengan bentuk seperti rancangan piramida, namun bentuk tersebut diganti dengan tiga undakan yang menutupi struktur asli dari piramida tersebut.

Lalu setelah tahap pertama pembongkaran Candi Borobudur selesai, mulailah memasuki tahap kedua pembongkaran candi. Berbeda dengan tahap pertama yang harus membuat pondasi guna memperkokoh bangunan, tetapi ditahap kedua pembangunan Candi Borobudur ini terbilang tidak banyak proses yang dilakukan.

Hanya melakukan pembangunan penambahan dua undakan persegi, pagar langkan, serta satu undakan melingkar saja. Nah, barukah pada bagian atas Candi Borobudur dibangun sebuah stupa tunggal yang berukuran cukup besar.

Karena setelah memasuki tahap kedua pembangunan Candi Borobudur dirasa kurang sempurna dan masih ada bagian-bagian yang membahayakan orang lain. Kemudian dilanjutkan dengan pembongkaran Candi Borobudur tahap ketiga.

Pada tahapan ketiga pembongkaran Candi Borobudur ini mengalami perubahan rancangan pada struktur bangunan. Undak diatas lingkaran serta stupa tunggal induk yang berukuran besar dibongkar dan diganti dengan tiga undak lingkaran.

Nah penambahan undak lingkaran sebanyak 3 baris ini memang membuat tampilan Candi Borobudur menjadi lebih tinggi. Kemudian di atas pelataran tiga undak lingkar tersebut dibangun stupa-stupa kecil berbaris melingkar dengan satu stupa induk pada bagian tengahnya yang tampil dengan ukuran yang lebih besar.

Tak hanya rancangan bangunan semata yang ikut dirubah, namun fondasi dari bangunan candi ini juga ikut diperlebar untuk diperluas dibangun tambahan kaki guna membungkus kaki asli Candi Borobudur sekaligus menutupi relief Karmawibhangga.

Pada setiap tahapan pembongkaran stupa besar dari Candi Borobudur memang tak luput dari perhatian, pasalnya dulunya stupa Candi Borobudur ini memiliki ukuran yang terlalu besar dan berat yang dikhawatirkan akan merusak bangunan dibawahnya. Kini stupa besar tersebut telah diganti dengan tiga stupa kecil serta satu induk stupa pada bagian tengahnya.

Memasuki tahap keempat dalam pembongkaran Candi Borobudur ini memang terbilang cukup sedikit. Pasalnya pada tahapan ini hanya dilakukan sedikit perubahan sekaligus finishing pada bagian-bagian penyempurnaan relief, penambahan pagar langkan terluar, perubahan tangga serta lengkungan atas gawang pintu dan melebarkan sedikit pada fondasi ujung kakinya.

Nah, setelah melalui tahapan pembongkaran yang panjang, Candi Borobudur resmi diperkirakan rampung secara total pada tahun 850 Masehi.

Sejarah Ditemukannya Candi Borobudur

Sejarah Ditemukannya Candi Borobudur

https://moondoggiesmusic.com

Singkat cerita dulunya Candi Borobudur sempat hilang dan terkubur oleh timbunan tanah dan debu vulkanik yang ditumbuhi oleh pohon-pohon besar dan semak belukar hingga berabad-abad lamanya. Meskipun tidak ada seorang pun yang mengetahui kenapa Candi Borobudur ini ditinggalkan dan tidak dirawat.

Namun menurut fakta sejarah yang beredar dulunya faktor yang menyebabkan Candi Borobudur ini ditinggalkan karena pada tahun 928 hingga 1006 Masehi terjadi letusan gunung berapi yang membuat pemindahan ibukota Kerajaan Madang ke wilayah Jawa Timur.

Artikel Terkait : 13+ Peninggalan Kerajaan Kutai Paling Fenomenal Berserta Gambarnya 

Setelah tertimbun selama berabad-abad akhirnya Candi Borobudur ini ditemukan oleh seorang gubernur jendral bernama Thomas Stamford Raffles yang kebetulan beliau tertarik dengan sejarah dan kebudayaan di tanah Jawa.

Hingga pada akhirnya tahun 1835 Masehi Candi Borobudur berhasil digali oleh anak buah Raffles. Nah, berkat penemuan besarnya ini sempat menarik perhatian dari seluruh dunia sekaligus membuat maraknya pencurian artefak oleh sekelompok orang tak dikenal pada tahun 1882.

Lantas sejarah Candi Borobudur berlanjut pada tahap pemugaran pada tahun 1990 Masehi oleh pemerintah Hindia Belanda. Tak tanggung-tangung untuk memugar Candi Borobudur dibuatkan tim khusus yang melibatkan beberapa ahli kontruksi bangunan dari beberapa negara.

Dalam pemugaran Candi Borobudur ini difokuskan kepada hal-hal yang meliputi saluran drainase, pengaturan sudut bangunan, memindahkan batu yang membahayakan orang lain, menguatkan pagar langkan, serta pemugaran beberapa ornamen candi seperti relung, gerbang, stupa kecil hingga stupa utama yang telah rusak karena telah lama tertimbun tanah dan abu vulkanik.

Meskipun Candi Borobudur ini sudah banyak dipugar dalam skala kecil, namun sejak Indonesia merdeka pemerintah mulai meminta bantuan kepada masyarakat dan bekerjasama dengan UNESCO untuk mengambil langkah guna melakukan pemugaran besar-besaran yang akan dimulai pada tahun 1975 hingga 1982.

Pemugaran dalam skala besar ini bertujuan untuk menjaga dan melestarikan monumen bersejarah supaya tak hilang dan terus terjaga. Nah, semenjak pemugaran selesai dilakukan, pada tahun 1991 UNESCO resmi memasukkan Candi Borobudur sebagai situs warisan budaya dan masuk dalam kriteria budaya.

Saat ini Candi Borobudur memang dinobatkan sebagai salah satu tempat wisata yang paling populer di Indonesia. Bahkan tak jarang Candi Borobudur ini menjadi salah satu incaran destinasi wisata saat berjalan-jalan ke Indonesia khususnya di pulau Jawa bagi wisatawan asing.

Oleh karena itu, sebagai anak muda dan masyarakat Indonesia wajib untuk terus melestarikan situs budaya warisan yang berada di kotamu.

Demikianlah ulasan mengenai sejarah Candi Borobudur lengkap beserta asal muasal Candi Borobudur ditemukan kembali setelah sempat hilang yang dapat kami infromasikan untuk Anda. Ternyata dibalik kemegahan dan kekokohan candi di Indonesia menyimpan sejuta sejarah dan kisah yang panjang yang wajib untuk dikenang ya, termasuk salah satunya adalah sejarah Candi Borobudur ini.

Bagaimana apakah setelah membaca ulasan mengenai Candi Borobudur Anda akan tertaik untuk berkunjung ke Candi Borobudur saat masa liburan tiba? Dijamin liburanmu selain menyenangkan juga akan menambah pengetahuan.

Meta: Candi Borobudur termasuk salah satu warisan budaya Nusantara yang sangat luar biasa. Berikut ini sejarah Candi Borobudur yang meliputi asal muasal, proses pembangunan, serta cerita sejarah luar biasa dibaliknya.

Leave a Reply