Daftar Prasasti Kerajaan Sriwijaya 

17+ Bukti Peninggalan Kerajaan Sriwijaya Terlengkap

Peninggalan Kerajaan Sriwijaya merupakan salah satu kerajaaan besar yang pernah berdiri di Indonesia. Kerajaan yang populer dengan kekuatan maritimnya tersebut tak hanya mampu menguasai beberapa wilayah di dalam negeri, seperti Pulau Jawa, Sumatra serta Pesisir Kalimantan semata.

Namun kerajaan yang menguasai perdagangan di wilayah Asia Tenggara ini juga menguasai beberapa wilayah di luar negeri seperti misalnya Kamboja, Semenanjung Malaya, serta Thailand.

Menurut peninggalan Kerajaan Sriwijaya yang banyak ditemukan dalam wujud prasasti ini menjelaskan bahwa dahulu puncak kejayaan Kerajaan Sriwijaya ini terjadi pada abad ke 9 Masehi hingga 10 Masehi.

Dalam beberapa prasasti dan benda peninggalan Sriwijaya juga dikisahkan bahwa Kerajaan Sriwijaya sempat menguasai jalur perdagangan melalui laut dan maritim di wilayah Asia Tenggara.

Tak heran jikalau Kerajaan Sriwijaya sudah mampu melakukan kolonisasi dengan semua kerajaan-kerajaan besar di Asia Tenggara dalam bidang maritim.

Sebagian besar kekayaan yang dimiliki oleh Kerajaan Sriwijaya berasal dari pengendalian rute kegiatan perdagangan lokal dan rempah. Dimana pada saat itu pemerintah Kerajaan Sriwijaya menerapkan sistem bea cukai kepada semua kapal yang lewat.

Sejarah Kerajaan Sriwijaya

Sejarah Kerajaan Sriwijaya
https://perpustakaan.id

Tak hanya itu Kerajaan Sriwijaya juga berhasil mengumpulkan pundi-pundi kekayaan melalui gudang perdagangan untuk pasar India dan Tiongkok

Sampai saat ini memang belum ada prasasti atau benda peninggalan Kerajaan Sriwijaya yang mengkisahkan secara pasti kapan Kerajaan Sriwijaya ini berdiri. Justru sejarah Kerajaan Sriwijaya ini tertera jelas di dalam sebuah prasasti tertua yang berasal dari China.

Artikel terkait : Cerita Rakyat Pendek

Di dalam prasasti tersebut mengungkapkan kisah seorang pendeta yang berasal dari Tiongkok bernama I-Tsingingin yang mendalami agama Budha di negara India. Tapi sebelum mencapai tempat tujuan, pendeta tersebut singgah di wilayah kekuasaan Kerajaan Sriwijaya sekaligus mendalami bahasa Sansekerta selama 1 bulan lamanya.

Dalam prasasti tua di China tersebut tercatat bahwa pada masa itu kekuasaan Kerajaan Sriwijaya di bawah pemerintahan Dapunta Hyang.

Keberadaan Kerajaan Sriwijaya ini tak hanya dikisahkan melalui berita dari China saja, namun juga tergambarkan dalam sebuah prasasti yang hingga kini keberadaan prasasti yang merupakan bukti peninggalan Kerajaan Sriwijaya masih bisa dijumpai di beberapa situs kebudayaan di wilayah Indonesia.

Salah satu prasasti yang terletak di Palembang ini bernama Kedukan Bukit. Prasasati yang ditemukan pada tahun 683 Masehi tersebut menjelaskan mengenai sistem pemerintahan yang dilakukan oleh Dapunta Hyang yang pada saat itu menjabat sebagai pimimpinan Kerajaan Sriwijaya.

Tak heran jikalau Kerajaan Sriwijaya diklaim sebagai kerajaan yang memiliki daerah kekuasaan paling luas di Asia Tenggara, pasalnya pada masa pemerintahan Dapunta Hyang ia telah melakukan ekspansi selama 8 hari dengan mengikutsertakan lebih dari 20.000 personil tentara untuk menguasai serta menaklukan beberapa daerah.

Karena memiliki daerah kekuasaan hingga ke luar negeri tak heran jikalau peninggalan sejarah Kerajaan Sriwijaya tak hanya banyak ditemukan di wilayah Indonesia semata. Banyak peninggalan Kerajaan Sriwijaya yang ditemukan di negara Malaysia dan India.

Beragam benda sekaligus prasasti peninggalan Kerajaan Sriwijaya tersebut merupakan sebuah bukti keberadaan Kerajaan Sriwijaya di Indonesia dan negara-negara lainnya. Bagi Anda yang ingin mengetahui apa saja peninggalannya yang hingga kini masih dapat dijumpai di berbagai situs peninggalan sejarah, berikut ulasan selengkapnya.

Daftar Prasasti Kerajaan Sriwijaya 

Daftar Prasasti Kerajaan Sriwijaya 
http://www.mikirbae.com/

Prasasti Kedukan Bukit

Prasasti Kedukan Bukit
www.wacana.co

Peninggalan Kerajaan Sriwijaya yang pertama adalah prasasti Kedukan Bukit. Prasasti yang berada di Palembang ini ditemukan pada tahun 683 Masehi. Nah, dalam prasasti tersebut mengkisahkan tentang sistem pemerintahan Raja Sriwijaya yang bernama Dapunta Hyang yang telah berhasil melakukan perjalanan suci dari Minanga Tamwan demi mendapatkan Siddhayatra.

Artikel terkait : Kerajaan Mataram Kuno

Selain itu di dalam peninggalan Kerajaan Sriwijaya tersebut juga menjelaskan mengenai kejayaan Kerajaan Sriwijaya dalam melakukan ekspedisi yang mengikutsertakan lebih dari 20.000 personil tentara untuk memperluas daerah kekuasaan sekaligus menaklukkan beberapa daerah di bawah kepemimpinan Raja Dapunta Hyang.

Prasasti Talang Tuo

Prasasti Talang Tuo
https://www.malaya.or.id

Satu lagi bukti keberadaan Kerajaan Sriwijaya yang dibuktikan melalui peninggalan Kerajaan Sriwijaya yang berada di Palembang. Sebuah prasasti yang bernama Prasasti Talang Tuo tersebut ditemukan pada tahun 684 Masehi.

Di dalam prasasti ini menjelaskan mengenai pembuatan Taman Srikseta yang dibangun oleh Dapunta Hyang demi memakmurkan kesejahteraan rakyatnya pada masa itu.

Prasasti Telaga Batu

Prasasti Telaga Batu
https://id.wikipedia.org

Deretan prasasti yang ditemukan sebagai bukti Kerajaan Sriwijaya tidak hanya menceritakan mengenai sistem pemerintahan serta kehidupan masyarakatnya pada zaman itu saja, namun juga ancaman-ancaman bagi masyarakat yang tak taat terhadap peraturan.

Salah satu peninggalan Kerajaan Sriwijaya yang mengkisahkan mengenai kutukan-kutukan bagi manusia yang melakukan kejahatan sekaligus tak taat terhadap pemimpinnya adalah Prasasti Telaga Batu.

Artikel terkait : Biografi RA Kartini

Meskipun tak ada yang mengetahui secara pasti kapan prasasti tersebut ditemukan, namun Anda masih bisa menjumpainya di situs kebudayaan yang berada di Palembang.

Prasasti Karang Berahi

Prasasti Karang Berahi
https://www.gurusejarah.com

Selain Prasasti Telaga Biru, salah satu prasasti yang menjelaskan mengenai hukuman serta ancaman kepada Kerajaan Sriwijaya lainnya adalah Prasasti Karang Berahi. Prasasti yang ditemukan pada tahun 868 Masehi di Provinsi Jambi tepatnya di wilayah Karang Berahi tersebut berisikan permintaan kepada dewa untuk menghukum serta mengadilli orang-orang yang telah melakukan kejahatan kepada masyarakat Kerajaan Sriwijaya.

Prasasti Kota Kapur

Prasasti Kota Kapur
https://situsbudaya.id

Prasasti Kota Kapur ini menceritakan tentang sebuah pembalasan dendam dari Kerajaan Sriwijaya karena dianggap tidak setia kawan kepada Kerajaan Tarumanegara.

Prasasti yang ditemukan pada tahun 686 Masehi di sebuah wilayah yang terletak di Kota Kapur, Pulau Bangka ini membuat Kerajaan Sriwijaya telah berhasil menaklukkan dan meluaskan daerah kekuasaan ke Pulau Jawa.

Prasasti Palas Pasemah

Prasasti Palas Pasemah
https://www.lensabudaya.com

Tak heran jikalau prasasti serta benda peninggalan Kerajaan Sriwijaya tersebar ke beberapa wilayah Indonesia. Pasalnya dulunya kerajaan ini telah berhasil menduduki sebagai besar wilayah Indonesia. Salah satu bukti keberadaan Kerajaan Sriwijaya di Provinsi Lampung tepatnya di Palas Pasemah ini adalah Prasasti Palas Pasemah.

Prasasti yang tidak pasti kapan tahun ditemukannya ini menjelaskan mengenai keberhasilan Kerajaan Sriwijaya dalam menaklukkan serta menduduki provinsi lampung pada akhir abad ke 7 Masehi

Prasasti Bukit Siguntang

Prasasti Bukit Siguntang
syakyakirty.blogspot.com

Prasasti yang memiliki wujud seperti archa Budha ini terletak di Kota Palembang tepatnya di wilayah Bukit Siguntang. Bukit Siguntung ini merupakan kompleks areal pemakaman bagi raja-raja yang memiliki andil serta peran besar dalam kemajuan serta kejayaan Kerajaan Sriwijaya.

Uniknya Prasasti Bukit Siguntang ini ditemukan di areal kompleks tersebut dengan wujud layaknya archa Budha Sakyamurni yang mengenakan jubah. Dalam prasasati yang berwujud arca Budha tersebut mengkisahkan cerita yang sangat tragis, dimana terjadinya peperangan yang banyak merenggut nyawa di beberapa daerah.

Prasasti Amoghapasa

Prasasti Amoghapasa
kekunaan.blogspot.com

Prasasti yang menceritakan sebuah kabar gembira yang terjadi pada masa Kerajaan Sriwijaya tersebut di temukan pada tahun 1286 Masehi di Provinsi Jambi.

Di dalam prasasti tersebut mengkisahkan bahwa Raja Kertanegara memberi sebuah hadiah yang berwujud archa amoghapasa kepada Raja Tribhuwanaraja yang merupakan pemimpin dari kerajaan Suwarnabhumi.

Nah, tak hanya Raja saja yang menyambut hadiah tersebut dengan suka cita, namun seluruh masyarakatnya Kerajaan Suwarnabhumi juga sangat bergembira atas apresiasi yang telah di berikan oleh pemimpin Kerajaan Sriwijaya pada masanya tersebut.

Prasasti Ligor

Prasasti Ligor
kerisku.id

Tak hanya di dalam negeri, namun wilayah kekuasaan dari Kerajaan Sriwijaya juga telah berhasil menduduki sebagian besar negara yang berada di luar negeri. Nah salah satu peninggalan Kerajaan Sriwijaya yang dapat dijadikan bukti sebagai keberadaan Kerajaan Sriwijaya pada masanya adalah Prasasti Ligor.

Prasasti Ligor ini berada di negara Thailand tepatnya di Tanah Genting. Prasasti yang ditemukan pada tahun 775 Masehi tersebut terbagi atas dua bagian dimana masing-masing bagian memiliki fungsi serta kegunaan masing-masing.

Seperti misalnya pada bagian pertama Prasasti Ligor ini berisi mengenai bangunan Trisamaya Caiya atau bangunan suci yang terbuat dari material batu-bata yang diperuntukkan bagi pemeluk agama Budha, Awalokiteswara serta Wajrapani.

Sedangkan pada bagian kedua yang terletak di bagian belakang menjelaskan tentang Praja Wisnu serta keluarga Sri Maharaja Syailendra.

Prasasti Kanton

Prasasti Kanton
astrans22.blogspot.com

Selain Prasasti Ligor, di negara China juga ditemukan sebuah prasasti yang bernama Prasasti Kanton yang merupakan bukti keberadaan Kerajaan Sriwijaya pada masa itu. Prasasti yang ditemukan pada tahun 1079 Masehi tersebut menjelaskan tentang bantuan dari Raja Kerajaan Sriwijaya dalam memperbaiki sebuah kuil agama Thao di wilayah Kanton China pada saat itu

Prasasti Nalanda

Prasasti Nalanda
arkenas.kemdikbud.go.id

Prasasti yang ditemukan di negara India tepatnya di wilayah Benggala ini ditemukan pada tahun 860 Masehi silam. Prasasti yang menceritakan mengenai kebaikan Raja Balaputradewa yang merupakan pemimpin dari Kerajaan Sriwijaya pada saat itu yang telah berkenan membangun sebuah tempat tinggal bagi para pelajar.

Tak hanya itu Raja Balaputradewa juga telah berhasil membangun sebuah biara di wilayah Benggala India

Piagam Leiden

Piagam Leiden
slideshare.net

Satu lagi prasasti dan benda peninggalan Kerajaan Sriwijaya di negara India adalah Piagam Leiden. Prasasti yang ditemukan di India pada tahun 1006 Masehi ini dikeluarkan oleh Rajakesariwarman atau yang lebih populer dengan nama raja-raja I yang merupakan pemimpin dari Kerajaan Cola.

Piagam yang berisikan peresmian wihara di India oleh Marawijayatunggawarman pada tahun 1006 Masehi silam. Atas ijin dari Rajakesariwarman serta Raja-raja I dari Kerajaan Cola menetapkan Cudamaniwarmavihara sebagai nama dari wihara tersebut.

Prasasti Srilanka

Prasasti Srilanka
en.wikipedia.org

Prasasti yang ditemukan sekitar abad ke XII Masehi ini menjelaskan bahwa Suryanaraya yang merupakan keturunan dari dinasti atau wangsa Malayupura dinobatkan sebagai Maharja di Suwarnapura. Nah, setelah beberapa dekade memimpin akhirnya Pangeran Suryanarayana berhasil menaklukkan Manabhramana dalam peperangan.

Itulah beberapa ulasan mengenai sederet peninggalan Kerajaan Sriwijaya yang tersebar di beberapa wilayah Indonesia hingga luar negeri.

Banyaknya benda sekaligus prasasti peninggalan Kerajaan Sriwijaya tersebut adalah salah satu bukti bahwa dulunya Kerajaan Sriwijaya sempat berdiri hingga mencapai puncak kejayaan jauh sebelum Indonesia menyatakan kemerdekaannya.

Oleh karena itu guna melindungi situs sejarah benda-benda peninggalan tersebut di letakkan di dalam sebuah tempat atau situs kebudayaan supaya masih tetap awet sebagai suatu kenanga. Semoga ulasan ini bermanfaat, terima kasih.

Leave a Comment