55+ Cara Mudah Teknik Lompat Tinggi Standar Atlet Internasional

Pengertian Lompat Tinggi

Lompat tinggi telah dicatat untuk pertama kalinya diselenggarakan pada olimpiade di Skotlandia pada abad ke 19. Dan pada waktu itu pula rekor dari peserta yang mencapai ketinggian hingga 1,68 meter dengan lompat gaya gunting.

Sejarah Lompat Tinggi

Sejarah Lompat Tinggi

http://www.berbagaireviews.com

Dan disusul oleh pemecah rekor selanjutnya dengan mencapai ketinggian 1,97 meter, pada abad ke 20. Dan dilakukan dengan gaya lompat tinggi seperti gunting, namun lebih cenderung memanjangkan punggungnya.

Dan adapula yang melebihi rekor tersebut yaitu dengan ketinggian 2,01 meter oleh George Horine yang berasal dari Amerika. Dengan gaya lompat yang mengembangkan teknik Western Roll. Dengan teknik tersebut tercatat sebuah rekor tertinggi pada tahun 1912.

Namun di unggulkan kembali oleh seseorang yang bernama Cornelius Johnson, dengan ketinggian mencapai 2,03 pada sebuah acara OlimpiadeKemudian pada Olimpiade Berlin (Tahun 1936).

Dan ada lagi seorang pemecah rekor yang berasal dari Sovyet denga merintis evolusi teknik straddle. Yaitu Charles Dumas menjadi orang pertama dengan hasil ketinggian yang terhitung bisa mencapai 2,13 m ditahun 1956.

John Thomas adalah seseorang yang mencetak sejarah pemecah rekor tertiggi pada tahun 1960 dengan ketinggian mencapai 2.23 m pada tahun 1960. Dan kemudian diambil alih oleh Valeriy Brumel dengan hasil unggul dalam 4 tahun kedepan menjadi juara bertahan.

Jumper Soviet mencatat sejarah ketinggianya dalam melompat dengan hasil  2,28 m. Dan hasil dari rekor ketinggiannya tersebut mendapatkan medali emas pada Olimpiade pada tahun 1964. Dan selang berapa tahun ia meninggal pada sebuah kecelakaan lalulintas, sehingga karirnya terhenti dengan menjadi orang pertama yang menjuarai rekor ketinggiannya tersebut.

Kejuaraan lompat tinggi pernah dimenangkan oleh warga Skotlandia dengan mencapai ketinggian 1,68 meter. Dan di masanya masih menggunakan cara lompat gunting, belum banyak perpaduan antara gaya 1 dengan gaya lainnya.

Namun setelah perkembangan zaman yang sudah modern ini, banyak sekali atlet lompat tinggi dengan gaya campuran seperti dunting, guling roll dan lain-lainnya. Kompetisi lompat tinggi ini tercatat pada abad ke 19 yang dipecahkan oleh warga Skotlandia dengan rekor tertinggi dimasanya.

Di zaman dahulu, peserta masuh memakai cara dengan sebuah teknik gunting, yang tentunya dilakukan secara profesional dan tidak sembarangan. Ada gaya-gaya tertentu yang harus dikuasai agar peserta terhindar dari kecelakaan.

Peserta lompat tinggi ini harus bisa mendarat dengan baik, seperti pada umumnya orang-orang yang melakukan lompat dengan gaya guntin pada abad ke -19. Gaya tersebut memang banyak yang cedera karena dizaman dahulu banyak orang yang belum memahami trik melompatnya.

Untuk saat ini, cara dalam melompat menggunakan teknik landing ketika akan mendarat. Atlet lompat tinggi sekarang banyak menggunakan teknik fosbury flop.

Pengertian Lompat Tinggi

Pengertian Lompat Tinggi

https://aturanpermainan.blogspot.com

Pertama kali lomba ini dimulai ialah di Skotlandia di abad ke 19. Dan dimasanya masih banyak yang menggunakan lompat gaya gunting, yang tentunya dilakukan dengan baik, karena salah dalam melakukan lompat tersebut, maka akan terjadi kecelakaan.

Pada abad ini, peserta lompat tinggi harus menggunakan gaya gunting dan jatuh ke tanah dengan cara membelakang. Gaya disini memang cukup berbahaya jika tidak dipahami dengan baik tahap-tahapnya.

Lompat tinggi merupakan salah satu cabang olahraga atletik yang akan menguji keterampilan melompat dengan melewati tiang mistar. Dengan tujuan untuk memperoleh nilai tertinggi dari batas maksimal yang ia miliki.

Tinggi mistar yang tersedia ialah 2,5 meter dengan panjang 3,5 meter, maka olahraga ini sangat menentukan tingkat keahlian dalam melompat dengan ketinggian yang sudah dibatasi oleh palang mistar tersebut.

Untuk bisa mencapai dengan  hasil terbaik, tentunya kita harus melewati tiang mistar yang telah di sediakan. Dan ukuran tiang mistar sendiri yaitu 2,5 meter, sementara panjangnya sekitar 3,15 meter. Dan harus bisa melewatinya tanpa bantuan apapun.

Dalam sebuah perlombaan lompat tinggi ini, peserta harus bisa melewati tiang mistar tanpa terkecuali dan bantuan alat apapun. Dengan dibebaskan menggunakan cara ataupun trik sesuai keahliannya masing-masing.

Jika saat melompat, lalu mengenai palang yang dijadikan batas, seperti menyentuh atau bahkan menjatuhkannya, maka akan dinyatakan gagal dan dikeluarkan dalam perlombaan lompat tinggi tersebut.

Peserta diharuskan melintasi batasan dari palang tersebut sebagaimana mestinya. Dan dilarang untuk menggunakan alat bantuan apapun untuk melompatnya. Agar ketinggian yang dihasilkan tersebut bisa diukur atau dinilai sesuai batas kemampuannya.

Untuk menentukan kemenangan, para peserta harus berusaha melompat setinggi mungkin yang dapat dilakukan. Pemenang ditentukan dengan lompatan tertinggi yang dilewati.

Peraturan Lompat Tinggi

Peraturan Lompat Tinggi

http://www.berbagaireviews.com

Dalam sebuah pertandingan ini terdapat palang yang dinamakan dengan mistar. Mistar sendiri akan dinaikkan setelah peserta bisa melewatinya dengan ketinggian diatas palang tersebut.

Peserta yang telah gagal melintasi palang mistar tersebut, akan dinyatakan selesai dan dikeluarkan dalam perlombaan tersebut, karena sudah melakukan kesalahannya yang tanpa melakukannya dengan perkiraan diatas mistar.

Peserta lompat tinggi berhak melewati mistar dengan sebanyak tiga kali dalam melakukan perlombaan tersebut. Dan harus mengukur diatas ketinggian palang mistar tersebut agar jangan sampai menyentuh apalagi menjatuhkannya.

Dinyatakan gagal apabila peserta tidak bisa melewati mistar dengan sebanyak tiga kali. Untuk menentukannya ialah dengan berusaha melompat tinggi diatas palang mistar yang sudah dijadikan batasan untuk melompat.

Teknik Dasar Lompat Tinggi

Teknik Dasar Lompat Tinggi

http://1.bp.blogspot.com

Sebelum melakukan lompat tinggi, tentunya ada beberapa gerakan dasar ataupun teknik dasar yang harus dipahami dan dipelajari terlebih dahulu. Menurut Dikdik Zafar Sidik (2010:76), “Lompat tinggi terbagi dalam fase-fase: 1) Lari awalan (approach), 2) Bertumpu/bertolak (take-of), 3) Melayang (flight), 4) Mendarat (landing)”. Giri Wiarto (2013:38) juga menjelaskan dalam bukunya bahwa,”Lompat tinggi sama halnya dengan lompat jauh memerlukan unsur-unsur pokok yang penting dimiliki oleh atlet pelompat tinggi, antara lain : awalan, tumpuan, saat melewati mistar dan mendarat.

1. Awalan

1. Awalan

https://olahragapedia.com

Awalan merupakan kunci pertama bagi pelompat tinggi dalam usahanya dan melampaui suatu ketinggian. Untuk menguasai dengan baik cara melakukan awalan perlu memperhatikan hal-hal sebagai berikut :

  • Titik awalan dan sudut awalan harus tepat

Yang dimaksud dengan titik awalan adalah tempat berpijak atau berdiri permulaan sebelum pelompat mulai melakukan lari awalan. Oleh sebab itu awalan harus tepat dan tetap, agar banyaknya langkah dalam setiap lompatan juga selalu tepat. mengenai besar kecilnya sudut awalan tergantung dari masing-maing gaya misalnya :

– Gaya scots sekitar 30-35 derajat.

– Gaya gunting sekitar 40-50 derajat

– Gaya guling sisi sekitar 40 derajat

– Gaya flop sekitar 70-85 derajat, walaupun pada tiga langkah terakhir mengecil sekitar 35-40derajat .

  • Arah awalan tergantung dari kaki tumpuan.secara teknis kaki kiri kanan yang dipakai untuk bertumpu akan menentukan dari arah mana pelompat harus mengawali awalan, ini pun tergantung pula dari gaya yang dipakai.
  • Langkah kaki dari pelan semakin dipercepat,dilakukan secara wajar dan lancar. Kecepatan lari pada akhir awalan tidak perlu dilakukan dengan kecepatan penuh, karena awalan pada tingkat tinggi yang dilakukan secara full speed akan mempersulit atau menguarangi timbulnya daya tolakan kaki untuk membawa badan melambung keatas.
  • Banyaknya langkah tidak ada ketentuan yang pasti. Namun pada umumnya banyaknya langkah berkaisar 9-15 langkah

2. Tumpuan (Tolakan)

2. Tumpuan (Tolakan)

http://www.websiteedukasi.com

Tumpuan dilakukan dengan kaki yang kaut. Saat bertumpu harus tepat pada titik tumpu.

Titik tumpu adalah tempat berpijaknya kaki tumpu pada saat melakukan lompatan, untuk memperoleh titik tumpu yang tepat harus dicari dengan cara mencoba berulang kali kaki sejak dari menentukan awalan,sudut awalan, irama serta banyaknya langkah.

Titik awalan dikatakan tepat, apabila saat badan melayang di udara titik ketinggian maksimal benar-benar tepat di atas dan di tengah-tengah mistar.

Apabila titik tumpuan terlelu dekat, akibatnya mistar akan tersentuh badan saat pelompat masih begerak melambung ke atas .sebaliknya apabila titik tumpukan terlalu jauh, akan berakibat mistar tersentuh badan saat pelompat sudah bergerak turun.

Disamping itu ada beberapa hal yang perlu diperhatikan pada saat melakukan tumpukan.

  • Menurunkan badan dengan teknik lutut yang menekuk pada kaki yang dianggap sebagai tumpuannya saat akan mendarat. Sehingga bisa meminimalisir kemungkinan terjkadinya sebuah kecelakaan yang membuatnya cedera.
  • Saat akan bertumpu harus dalam posisi condong membelakangi, agar bisa menghindari kemungkinan terkena palang mistar tersebut.
  • Tumpuan dilakukan dengan kuatsehingga, cepat dan meledak ( explosive)
  • Menapak pada bagian tumit, terlebih dahulu seluruh tapak kaki-ujung kaki, akhir tumpauan, kaki tumpuan harus lurus pada bagian lutut sampai pada ujung kaki.
  • Saat bertumpu kedua lengan bisa diayuhkan serentak atau ayunan secara wajar (sepihak) saja.

3. Sikap badan di atas mistar (Melayang)

3. Sikap badan di atas mistar (Melayang)

https://1.bp.blogspot.com

Gerakan melayang di luar udara terjadi saat kaki tumpu lepas dari tanah. Sikap badan gerakan kaki maupun lengan saat melayang melewati mistar tergantung dari masing-masing gaya. Jadi gerakan dan posisi badan saat melayang inilah yang memberikan ciri-ciri khusus dan membedakan gaya yang satu dengan yang lainya. Tiga prinsip yang perlu diperhatikan pada saat melayang :

  • Saat melewati kedudukan titik berat badan sebaiknya sedekat mungkin dengan mistar. Dalam kinesiology dikatakan bahwa titik berat badan manusia terletak di depan dataran tulang sacrum (panggul) bagian atas sekitar di bagian belakang pusat.
  • Titik ketinggian labung maksimal harus tepat diatas den ditengah-tengah mistar.
  • Dilakukan dengan tenaga yang sedikit mungkin secara sadar, agar menghindari gerekan-gerakan yang tidak perlu.

4. Mendarat

4. Mendarat

http://filzaaftiansyah.blogspot.com

Sikap mendarat yaitu sikap jatuh setelah melewati mistar dan sebenarnya bukan unsur yang menentukan dalam lompat tinggi, sebab tugas si pelompat dapat dikatakan selesai jika si pelompat telah melewati mistar.

Sekian sudah artikel mengenai lompat tinggi ini, semoga menjadi bahan informasi bagi kalian semua dan bermanfaat. Namun jika ditemukan kesalahan dalam menulis data, tahun, nama tokoh dan negara pada artikel ini, agar sekiranya bisa memaklumi.

Saran dan kritik dari pembaca sangat diperlukan untuk menambah wawasan penulis dalam membuat dan melengkapi artikel ini yang masih jauh dari kata sempurna. Sekali lagi jika ada kesalahan mohon untuk di maafkan. Karena manusia tempatnya salah dan dosa hehehe hehe dan kesempurnaan hanya milik Allah SWT.

Leave a Reply