10+ Cara Mudah Membaca Jangka Sorong, Jenis, Fungsi dan Menggunakannya

Jangka Sorong Digital

Selamat datang pembaca gellsy.com. Bagaimana kabarmu sekarang? Semoga masih sehat dan baik. Pada kesempatan kali ini yang sangat berbahagia, penulis akan memberi informasi tentang salah satu alat ukur panjang yaitu jangka sorong.

Pastinya bagi anda yang berkaitan dengan mesin-mesin mekanik sering memakai alat ukur ini. Atau anda yang sedang mendapatkan tugas sekolah dan kebingungan mencari materi. Artikel ini tepatnya buat kamu baca.

Tentu bagi kamu yang berurusan dengan mesin-mesin mekanik sering menggunakan alat ukur ini. Atau kamu yang sedang mendapatkan tugas sekolah dan kebingungan mencari materi. Artikel ini tepat untuk kamu baca.

Nah, ulasan di bawah ini merangkum pengertian jangka sorong, fungsi, bagian-bagian, contoh soal beserta gambar dan masih banyak lagi. Untuk selengkapnya bisa dibaca di bawah ini

Pengertian Jangka Sorong

Pengertian Jangka Sorong

https://alihamdan.id

Jangka Sorong adalah alat yang dipakai buat mengukur panjang dan tebal sebuah benda dengan level ketelitian mencapai 0,1 milimeter. Alat ini dapat menampilkan ukuran dengan sangat terperinci bila di samakan dengan beberapa alat ukur yang lain, contohnya penggaris.

Cara menggunakan jangka sorong dalam pemakaian, umumnya dipakai buat mengukur besaran dan panjang, ketebalan dan diameter luas, dalam suatu benda. Dengan skala paling kecil adalah 0,1 milimeter, alat input dapat mengukur dengan ketelitian rata-rata 0,5 milimeter.

Skala jangka Sorong dibagi menjadi dua adalah skala Nonius dengan satuan centimeter. Lalu pada bagian ranggah tetap atas dan bawah tidak bisa diubah dan bawah bisa diubah serta ada pengunci putar.

Ketelitian Jangka Sorong

Ketelitian Jangka Sorong

https://www.fisikabc.com

Alat ukur terbilang sangat akurat untuk mengukur benda yang paling kecil sekalipun. Tingkat ketelitiannya bisa mengukur sampai dengan 0,1 mm. Masih sanggup untuk membaca meski benda tersebut lebih kecil sekalipun.

Alat ini memang sangat berguna untuk mengukur semua benda, bahkan yang terkecil sekalipun bisa diukur menggunakan alat ukur vernier. Namun perlu dengan ketelitian agar bisa melihatnya dengan akurat.

Cara menggunakan alat ukur tersebut ialah sebagai berikut:

1. Contoh mengukur dengan ukuran yang lebih kecil yaitu 0,02 milimeter

Jika kita amati gambar diatas, maka bisa dilihat dengan ukuran 35 skala utama nonius. Sehingga ukuran besar pada.

Skala nonius menjadi 0,52 skala utama. Dan kesimpulannya ialah 1-0,34=0,06 mm.

Untuk bisa mengukurnya dengan tepat, harus lebih teliti agar tepat dan akurat

2. Contoh Jangka Sorong dengan Ketelitian 0,05 mm

Dari beberapa contoh yang sudah dibahas mengenai jangka sorong ini, menjelaskan sebuah gambar dengan menunjukkan 39 Skala Utama adalah 20 Skala Nonius. Maka pada 1 skala nonius adalah 1/ 20 x 39 akan menjadi 1,95 pada Skala Utama tersebut.

Dengan begitu bisa kita tarik kesimpulan dalam sebuah ketelitian dari jangka sorong adalah 2 – 1,95 = 0,05 mm. Maka hasil dari jumlah skala nonius akan menjadi 1/20 menjadi 0,05 mm. Dan bisa dipastikan akan menjadi jumlah seperti yang sudah dijelaskan.

3. Contoh Jangka Sorong dengan Ketelitian 0,1 mm

Berikut ini akan kita hitung dengan contoh angka 9 Skala Utama yaitu 10 Skala Nonius. Maka jumlah pada 1 skala nonius ini akan menunjukan 1/10 x 9 Skala Utama adalah 0,9 Skala Utama.
Dari penjelasan diatas bisa kita tarik kesimpulan dari ketelitian jangka sorong akan menjadi jumlah sebanyak 1 – 0,9 = 0,1 mm

Jenis-jenis Jangka Sorong

Jenis-jenis Jangka Sorong

https://www.studiobelajar.com

Telah dibagi beberapa jenis jangka sorong menjadi ada dua bagian yang masing-masing memiliki perbedaan dalam menghitung skala tersebut. Agar lebih jelasnya bisa kalian lihat contoh-contoh berikut ini.

Jangka Sorong Analog (Manual)

Jangka Sorong Analog (Manual)

https://dentmasoci.com

Seperti pada contoh jangka sorong manual yang sering dipakai sebagai praktek di beberapa sekolahan atau pendidikan tinggi sekalipun. Dan biasanya sebelum belajar menghitung ketelitian tersebut lebih dalam.

Kita diperkenalkan lebih dulu dengan sebuah alat ukur sebagai bahan kajiannya disaat mencoba menghitung ketelitian pada ukuran yang akan dibahas. Sangat membutuhkan ketelitian dan kesabaran karena alat ini masih manual dan berbeda dengan alat-alat lainnya.

Maka untuk lebih tepatnya perlu dengan keahlian khusus serta kesabaran yang penuh dalam membaca ukuran tersebut. Agar bisa mengetahui hasil dari penjumlahan yang kita teliti atau kita pelajari.

Jangka Sorong Digital

Jangka Sorong Digital

https://www.tokopedia.com

Berbeda dengan jenis yang satu ini, karena lebih mengutamakan dengan digital. Sebuah jangka sorong modern ini sering kita jumpai pada sekolah-sekolah yang mengajarkan sebuah penilaian tanpa harus menghitung seperti Jangka sorong analog.

Dengan model ini bisa lebih memudahkan kita dalam menilai hasil yang kita teliti, karena kita bisa mengetahuinya tanpa harus menghitung dari jumlah skala utama tersebut. Memang tidak semua bisa mempunyai alat ini.

Karena alat digital ini lebih mahal dibandingkan jangka sorong manual. Selain lebih praktis dan tidak pusing, akan tetapi bisa lebih tepat dan akurat. Berbeda dengan yang manual, kita harus menghitung terlebih dulu agar bisa mengetahui hasil dari penjumlahannya tersebut.

Dengan begitu alat ini sangat diminati banyak orang, karena tidak repot-repot dalam mencari jumlah dari hasil ketelitian tersebut. Perbedaan tersebut sudah cukup jelas bahwasanya yang lebih akurat ialah jangka sorong digital.

Bagian Bagian Jangka Sorong

Bagian Bagian Jangka Sorong

http://dandy-bumiku-hijau.blogspot.com

Jangka sorong dibagi menjadi beberapa bagian yang diantaranya ialah sebagai berikut:

Rahang Dalam (Inners Jaws)

Rahang Dalam (Inners Jaws)

https://www.autoexpose.org

Bagian rahang adalah bagian yang mempunyai fungsi dalam mengukur diameter diluar benda yang kita teliti. Dan bisa juga kita lihat hasil dari ketebalan serta sisi luas dari benda tersebut memiliki ukuran seberapa besar da tebal.

Dalam menghitung atau meneliti, biasanya pada rahang dalam terdapat dua bagian yang manakala bisa diubah posisi dan tak dapat diubah.

Rahang Luar (Outer Jaws)

Rahang Luar (Outer Jaws)

https://informazone.com

Rahang luar ialah berfungsi sebagai pengukur diameter pada bagian dalam, kelebaran dan ketebalannya. Dan rahang luar sendiri mempunyai dua bagian yaitu dapat digeser dan tidak dapat menggeser.

Pengukuran Kedalaman (Depth Measuring Blade)

Pengukuran Kedalaman (Depth Measuring Blade)

http://blogmahmudbudiarto.blogspot.com

Dijelaskan dengan sebuah alat pengukur kedalaman untuk bisa melihat dari hasil suatu benda tersebut. Itulah fungsi dari untuk mengukur lebar, tinggi serta dalamnya suatu benda. Seperti yang pada bagian kedalaman terdapat dua bagian yaitu satu dapat di geser dan dua tidak bisa.

Skala Utama Hasil Pengukuran

Skala Utama Hasil Pengukuran

https://mafia.mafiaol.com

Dan selanjutnya ialah bagian skala utama dari hasil pengukuran mempunyai fungsi sebagai tampilan suatu jumlah dari hasil ukuran sebuah benda yang kita hitung. Dan biasanya memiliki garis-garis yang bisa di jadikan nilai dari pengukuran benda.

Skala Vernier atau Skala Nonius

jangka sorong

https://www.studiobelajar

Dalam sebuah penghitungan skala, ada beberapa alat yang memang alat tersebut mempunyai dua jenis skala nilai. Jenis dari dua skala nilai tersebut ialah skala metric dengan satuan cm pada bagian teratas.

Lain dengan skala nonius yang memang berfungsi sebagai hasil ukuran suatu benda pada skala nilai utama dan tentunya akan ditampilkan melalui hasil dari perhitungan tersebut. Begitu pun skala bentuk decimal.

Mur Pengunci (Locking Screw)

Mur Pengunci (Locking Screw)

https://blog.klikmro.com

Mur ini sangat berfungsi untuk mengunci saat akan mengukur pergerakan yang akan kita hitung atau analisa secara mendalam. Dengan begitu kita bisa melihat hasil ukurannya yang lebih tepat serta akurat.

Fungsi Jangka Sorong

Fungsi Jangka Sorong

https://qudsfata.com

Beberapa fungsi dari jangka sorong ini menjadi enam bagian, yang diantaranya ialah sebagai berikut:

1. Sebagai pengukur ketinggian benda
2. Digunakan sebagai alat pengukur ketebalan dari dalam atau luar benda tersebut
3. Untuk menentukan hasil dari diameter pada bagian dalam benda
4. Mempunyai fungsi sebagai pengukur diameter luar benda
5. Sebagai pengukur dalamnya sebuah benda
6. Alat ini biasanya dipakai sebagai pengukur benda untuk mengetahui hasil dari nilai yang akurat.

Cara Menggunakan Jangka Sorong dengan Mudah

Cara Menggunakan Jangka Sorong dengan Mudah

http://pelajaricaranya.blogspot.com

Bagi sebagian banyak orang memang tidak tahu cara menggunakan jangka sorong yang baik dan benar. Cara tersebut akan dijelaskan berdasarkan dengan tahap menggunakan cara mengukur menggunakan vernier caliper atau sigmat dengan benar.

Langkah pertama

Untuk tahap pertama dalam menggunakan jangka sorong ini ialah dengan mengendurkan baut penguncinya. Setelah itu bisa kita geser atau ukur dengan kira-kira sesuai keinginan kita yang akan dibutuhkan untuk mengukurnya.

Sebelum memulai mengukur, perlu kita amati dahulu pada rahang yang tertutup harus berada pada angka nol. Jika belum berada pada angka nol, maka bisa di setel dahulu agar dalam penghitungannya sesuai dan tepat.

Langkah kedua

Setelah alat tersebut disiapkan untuk mengukur, maka harus dipastikan bagian yang akan diukur harus bersih tidak ada kotoran atau berdebu. Agar kita bisa melihatnya lebih jelas tanpa adanya kotoran yang menghalangi dan hasil dari nilainya pun menjadi lebih akurat.

Semua yang akan dihitung melalui jangka sorong ini memang harus diperhatikan secara detil dari tiap tahap-tahapnya, agar menghasilkan nilai yang tepat dan akurat. Selain itu memungkinkan kita untuk tidak terjadinya kesalahan dalam membaca atau mengukurnya.

Langkah ketiga

Langkah Selanjutnya ialah dengan mengapit benda yang akan kita ukur dengan menutup pada bagian rahang telah dibuka sebelumnya. Dari situlah kita bisa membacanya dengan tepat pada skala nonius tersebut.

Apabila kita ingin melihat hasil dari bagian dalam sebuah benda seperti sebuah gelang tangan yang kita ukur pada bagian diameter tersebut, harus merapatkan rahang atas. Setelah itu benda tersebut yang akan diukur dan bisa kita lihat hasil dari nilai tersebut.

Setelah itu bisa kita tarik dengan rapat rahang tersebut hingga menghimpit bagian dalam benda tersebut. Selain itu juga kita perlu memperhatikan posisi dari benda yang memang diharuskan untuk tegak dan lurus. Agar mendapatkan hasil yang tepat serta akurat.

Pastikan posisi benda harus tegak dan lurus sebelum mengukur benda tersebut. Agar tidak ada kemungkinan kesalahan dalam sebuah perhitungan angka dari benda tersebut. Dan ketika kita mengikuti cara atau tahap-tahap tersebut, maka nilai keakuratannya akan sangat tinggi.

Sekian dan terima kasih telah berkunjung di artikel ini semoga sahabat gellsy.com bisa mendapatkan ilmu serta wawasan yang penulis bagikan.Dan semoga artikel ini bisa bermanfaat sebagaimana mestinya.

Jika ada salah-salah kata dalam penulisan nama tokoh, tempat, penghitungan dan penjelasan lain-lainnya, harap maklum karena artikel ini dibuat oleh penulis semata-mata hanya untuk berbagi ilmu dan wawasan yang sekiranya bermanfaat untuk pembaca sekalian.

Leave a Reply