100+ Kumpulan Contoh Pantun Cinta / Nasehat / Jenaka / Teka Teki / Anak Sekolah Terlengkap

Pantun Nasehat  

Pada zaman dahulu kala contoh pantun, ialah hal yang sering di pakai saat mengirimi pesan, atau buat merayu pacar. Karena sekarang banyaknya media sosial maka pada saat ini jarang di gunakan, sebab karena cara ini di anggap susah dan kuno. Sementara pantun adalah cara yang unik dan lucu buat menyampaikan pesan.

Pantun Cinta

Pantun Cinta

https://pantuncinta2000.blogspot.com

#1

Ke Kota Kendari membeli ikan

Ikan dimasak menjadi rendang

Jiwa ini rindu akan belaian

Oleh kekasihku sayang

#2

Setumpuk daun dihempas ombak

Daun ikut terbawa air

Walau emosi seakan berontak

Ku biarkan rasa sabar ini mengalir

#3

Tangguh kokoh dan terpercaya

Sebuah tembok besar dijadikan pelindung

Tak terhingga bahagianya

Melihat kau yang tengah mengandung

#4

Hujan ini terasa dingin

Tebal selimut tak setebal rinduku

Kutunggu kau di malam pengantin

Sampai ajal menjemputku

#5

Burung berkicau sangat merdu

Nelayan pulang membawa ikan

Kesedihan ini sangatlah pilu

Melepasmu pergi dalam pelukan

#6

Perahu itu sangat besar

Ingin berlabuh disebuah pulau

Kau orang yang sangat tegar

Membuatku jadi terpukau

#7

Sebatang kayu terdampar dilaut

Nelayan datang mencari ikan

Kini hatiku terpaut

Melihat tutur bahasamu yang penuh kelembutan

#8

Jalan-jalan ke kota Subang

Jangan lupa beli batik

Banyak wisata yang indah dipandang

Karena gadisnya cantik-cantik

#9

Tukang bubur naik haji

Pulang-pulang bawa kurma

Hanya kau satu dihati

Kan kutunggu selamanya

#10

Jembatan ampera ada di Palembang

Ke perpustakaan membaca buku

Hanya kau yang kusayang

Sampai ajal menjemputku

#11

Bunga mawar sangat indah

Diambil oleh seorang gadis

Meski kau sedang marah

Akan tetapi masih terlihat manis

#12

Makan soto di pasar

Belanja baju dipasar baru

Biar kata hatiku nyasar

Memang itulah tujuanku

#13

Jalan-jalan di kota Padang

Kesedihan ini sangatlah pilu

Kini kau buatku kepayang

Dengan semua rayuanmu

Pantun Nasehat

Pantun Nasehat

https://sharingkali.com

Ayahku seorang supir

Setiap hari membawa mobil

Marilah kita berfikir

Dari hikmah yang kita ambil

Pergi keladang dipagi hari

Disiang hari hujan deras

Marilah kita berbagi

Kelak menikmati tabungan yang telah kita kuras

Cepat-cepatlah mencari pekerjaan

Info loker dari internet yang diakses

Semoga Allah memudahkan

Agar kau menjadi orang yang sukses

Ada orang membeli baju

Ke Masjid ketika adzan Dzuhur

Menolong orang tak pandang bulu

Dan juga tak pandang umur

Malam hari waktunya belajar

Batu itu sangat keras

Tugas kita menjadi seorang pelajar

Merupakan tuntutan orang cerdas

Manusia tempatnya salah

Lihat acara khitanan masal

Mahasiswa rajin kuliah

Kelak tua tak akan menyesal

Belajar sepanjang waktu

Berangkat sekolah dengan sepeda tua

Masa depan harus menjadi nomor satu

Agar kelak hidup kita bahagia

Jalan-jalan di kota Bandung

Membeli dua buah sepeda baru

Kau memang pantas disanjung

Karena perjuanganmu membuatku terharu

Buang jauh-jauh rasa malas

Makan mie ayam dengan sumpit

Mencoba belajar dengan hati ikhlas

Demi impian setinggi langit

Ke luar kota mencari hiburan

Pulang-pulang bawa baju baru

Jangan putus silaturahmi dengan teman

Hanya karena pacar baru

Petani sedang panen padi

Makan kolak terasa manis

Jangan pernah menyakiti

Hati yang tulus dari seorang gadis

Burung kenari terbang jauh

Beli beras untuk dimasak

Hati ini sudah luluh

Dan jagalah jangan sampai rusak

Makan nasi dengan tahu

Ayam berkokok dipagi hari

Jangan buat aku malu

Hanya karena tak sanggup memiliki

Memasak dengan santan kara

Dicampur kecap manis

Hati-hati saat berbicara

Karena akan ada yang menangis

Contoh Pantun Jenaka

Contoh Pantun Jenaka

http://daweed.blogspot.com/

Di Bandung ramai wisatawan

Beli daging untuk dimasak

Jangan melihat kecantikan yang rupawan

Kalau hanya sekedar nampak

Kenek bis terjungkal kebawah

Tenaga medis datang membantu

Jangan harap bisa tergugah

Kalau tak ada usaha darimu

Burung gereja memakan semut

Ular diam seribu bahasa

Hati ini sudah terpaut

Karena sudah putus asa

Membuat kue dengan adonan

Ditambah racikan bumbu desa

Tersentuh melihat senyuman

Dari seorang gadis yang sudah dewasa

Kalau hitam selalu dibenci

Mengapa kau masih ingin berdua

Jikalau cintamu suci

Maka jangan pernah kau dustai

Jalan-jalan dipegunungan

Maksud hati ingin berlibur

Jangan terpuruk dalam kesedihan

Mungkin butuh penghibur

Kucing bermain dengan anaknya

Buaya melihatnya terpaku

Kurindu soso dirinya

Yang selalu hadir dalam mimpiku

Malam hari turun hujan

Diselimuti rasa dingin

Teringat sebuah kenangan

Yang dulu dimalam pengantin

Ikan-ikan berenang dilaut lepas

Nelayan asik memburu

Mungkin cinta ini sudah kandas

Karena terlalu lama menunggu

Petani padi sibuk panen

Ikan besar dimakan buaya

Tak sabar ingin belah duren

Karena ingin tahu rasanya

Dari Sabang sampai Merauke

Beli sepatu untuk futsal

Rupanya ente sudah jatuh cinte

Cipatlah pinang jangan sampai menyesal

Memang indah bunga mawar

Bisa ular sangat mematikan

Kau ibarat penawar

Yang selama ini aku dambakan

Kepasar membeli tomat

Maksud hati membuat sambal

Ketika harapanku tamat

Maka tinggallah rasa menyesal

Jika ada sumur diladang

Bolehkah aku menumpang mandi

Hati ini terlanjur sayang

Bolehkah aku menikahi

Sepeda motor jatuh dijalan

Orang jualan sangat ramai

Apalah arti sebuah kenangan

Jika tak ada mas kawin dibayar tunai

Contoh Pantun Teka Teki

Contoh Pantun Teka Teki

http://www.katakata.co.id

  1. Ada gadis membawa emas,

Melihat orang berlari-lari

Jika cuaca hari ini panas,

Siapakah putri ini?

(Jawabannya: Putri raja)

  1. Belayar untuk mencari ikan ,

Menuju arah Sumatera

Akan ada sebuah kenangan,

Apakah itu sebuah cinta?

(Jawabannya: penantian)

  1. Ayam berkokok dipagi hari,

Mencuci baju di sebuah sungai,

Terasa ingin berlari,

Apa semua itu bisa aku gapai?

(Jawabannya: Jeritan hati)

  1. Burung nuri mencari makan,

Terbang dilangit dengan santai,

Maksud hati mencari pertemanan,

Apa harus dibayar dengan tunai?

(Jawabannya: Mempercepat pernikahan)

  1. Mencari batu di padang pasir,

Makan buah nanas yang berduri,

Kisah ini telah mengukir,

Apa ini sebuah kenangan sendiri?

(Jawabannya: penantian semu)

  1. Lina merenung dengan nasibnya,

Badan lemas setelah bekerja,

Susah untuk diungkapkannya,

Apa yang kupunya sudah sirna?

(Jawabannya: Sebuah keraguan)

  1. Sulit jika untuk mencintai,

Orang sayang tetap menunggu

Apa ku harus menikahi

Tanpa sebuah harga diri?

(Jawabannya: Sadar akan dirinya)

  1. Hendi pergi mencari ikan,

Ikan yang didapat, sangatlah besar,

Jika cinta ini diabaikan,

Biar dukun yang aku bayar?

(Jawabannya: pelet)

  1. Jalan-jalan ke kota Surabaya,

Bawa baju hanya satu,

Walau hati ini galau dibuatnya,

Seperti apakah rupamu itu?

(Jawabannya: Cinta yang semu)

  1. Berlibur dipulau Jawa,

Jangan lupa membeli baju,

Biarlah rindu ini kan kubawa,

Sampai seumur hidupku?.

(Jawabannya: menunggu kekasih)

  1. Pisau tajam dipakai memasak,

Masak ikan di bumbu rendang,

Meski hati ini telah rusak,

Ku berharap kau datang?

(Jawabannya: Penantian seorang kekasih yang ditinggal pergi)

  1. Buah rambutan dibeli dipasar

Dimakan rasanya manis

Hati ini seakan terbakar

Melihat kau tengah menangis?

(Jawabannya: Pujaan hati)

Pantun Anak Sekolah

Pantun Anak Sekolah

http://www.rayuancinta.com

Kain sutra dari Jepara

Baju batik beli di Indramayu

Jika hati ini merana

Kepada siapa aku mengadu

————————

Memancing di sungai besar

Dapat dua ikan bawal

Seorang pimpinan yang tegar

Kemanapun akan ku kawal

————————

Merah putih bendera Indonesia

Bersatu menjadi teguh

Jangan sampai hidupmu sia-sia

Hanya karena persatuan yang runtuh

————————

Gajah mati meninggalkan gading

Macan mati meninggalkan belang

Kuingin kau yang bersanding

Karena kau orang yang kusayang

————————

Pohon jati diambil daunnya

Masak ikan dengan garam

Kau memang tak ada duanya

Ku ungkapkan dari lubuk hati yang paling dalam

————————

Pergi ke Batam untuk berlibur

Tugas sekolah sangat susah

Hati ini ingin ada yang menghibur

Karena resah dan gelisah

————————

Beli paku di toko matrial

Membuat pondasi untuk rumah

Jangan sampai kau menyesal

Dengan penuhrasa pasrah

————————

Menjadi yang terbaik memanglah hebat

Belajar yang tekun adalah kuncinya

Murid-muridku harus tetap semangat

Karena kesuksesan akan dirasakannya

————————

Belanja baju ditanah abang

Jangan lupa beli sepatu

Haya kau orang yang kusayang

Takada selain dirimu

————————

Bel tanda mulai belajar

Tugas hari ini sangatlah rumit

Inilah kewajibanku sebagai pelajar

Agar kelak hidupku tak akan sulit

————————

Pohon kelapa daunnya melambai-lambai

Menjahit baju di ibunya Pandu

Rajinlah belajar agar pandai

Kelak akan sadar dengan jasa guru

————————

Pergi kehutan untuk berburu

Berburu hewan untuk dimakan

Hormatilah para guru

Jika ingin dinaikkan

————————

Tanam pisang di kebun

Beli pulsa di mba ade

Kaulah gadis yang anggun

Membuat ane pusing dibuatnye

————————

Pohon jati mahal harganya

Membuat kue dengan adonan

Kubiarkan kau lari padanya

Mungkin akan jadi sebuah kenangan

————————

Ada gula ada semut

Tak mungkin terjadi jika tanpa sebab

Ade ini sangat imut

Apalagi kalau memakai jilbab

————————

Ke kota Jakarta membeli bahan pangan

Ayam mati digigit ular

Mari kita bergandengan tangan

Untuk sebuah mimpi yang kita kejar

————————–

Beli bawang di pasar

Jangan lupa dengan garamnya

Biarlah hati ini terdampar

Asalkan ku tetap bersamanya

—————————

Belajarlah dengan tekun

Dengan cara membaca buku

Jangan masih muda sudah pikun

Hanya karena kutu buku

—————————–

Materi hari ini memang baru

Jangan lupa bawa buku tugas

Meski kau dimarahi guru

Agar kau tak lagi malas

—————————–

Buah semangka beli di pasar

Motor tersebut tak lagi jalan

Tidak ada guru yang kasar

Melainkan penuh dengan kelembutan

————————–

Beli buku di koperasi

Menulis tugas di dalam kelas

Sebelum berangkat perut harus terisi

Agar bisa belajar dengan berfikir keras

Sekian untuk artikel yang saya buat, agar sekiranya bermanfaat untuk para siswa ataupun orang banyak. Untuk melengkapi sebuah kesalahan yang dibuat dari penulis maka saran dan kritiknya diperlukan untuk menyempurnakan kaya tulis ini.

Dan jika dalam penulisan tersebut salah, seperti nama tokoh, tempat, Kota ataupun negara, maka untuk bisa memafkan karena manusia tempatnyasalah dan dosa. Apa bilal artikel ini dianggap berguna, maka sebarkanlah agar menjadi sebuah pelajaran bagi semua siswa.

Selain itu, ada beberapa makna penting dari sebuah pantun yang terdapat sebuah pesan dan nasehat, agar kita bisa saling mengingatkan satu sama lain dengan menggunakan sebuah pantun untuk teman, saudara, rekan dan kerabat dekat.

Pesan tersebut bisa berupa norma agama, kesopanan dan kemanusiaan. Yang pada intinya kita harus saling menolong satu sama lain, tanpa memandang bulu, suku atau bangsa manapun.

Berupa pesan-pesan baik seperti saling menghargai dan menghormati kepada sesama, agar tidak menjadi perpecahan antar bangsa, melainkan menjadi satu kesatuan yang utuh dengan berlandaskan pancasila.

Leave a Reply