50+ Kumpulan Cerpen Anak Yang Mendidik dan Menarik

Cerpen anak biasanya menjadi sebuah tugas Sekolah Dasar yang akan mencari sebuah cerita untuk dijadikan bahan, ulasan meraka tentang berbagai legenda baik mitos atau pun fakta. Cerpen menjadi sebuah karya didik anak usia dini dalam mengarang sebuah cerita singkat.

Membuat cerpen memang tidaklah mudah bagi kita yang tidak biasa mengarang sebuah cerita, karena selain singkat, perlu adanya poin-pon penting yang harus diisi seperti awal, alur dan akhir cerita.

Dari semua itu perlu kita buat dengan ringkas namun jelas dengan semua maksud yang disampaikannya. Seperti pada contoh “Legenda Si Kancil” yang sering dijadikan tugas pada anak Sekolah Dasar dalam menulis sebuah cerpen.

Dan masih banyak lagi contoh cerpen lainnya yang sering digunakan sebagai tugas anak SD. Cerpen menjadi sebuah karangan yang cepat dan ringkas, karena hanya di rangkum berdasarkan nilai-nilai penting dalam cerita tersebut.

Cerpen sendiri sering kita temukan di perpustakaan ataupun toko buku yang menyediakan berbagai komik serta legenda rakyat. Karena di tempat tersebut menjadi sebuah pusat untuk mendidik anak dalam memberikan sebuah karangan dalam bercerita.

Hanya ada satu cara cepat dalam membuat suatu karangan yang tepat ringkas dan padat, yaiut sebagai berikut:

  1. Awal cerita sekaligus dengan alurnya
  2. Alur cerita tersebut harus tepat dan mengambil sebagian dari poin akhir
  3. Ambil alur cerita tersebut hingga di akhiri keterangan yang lebih padat seperti sebab akibat dari tokoh yang telah melakukan suatu hal yang berdampak pada dirinya dan orang sekitarnya.
  4. Penutup harus menekankan pada sebuah akhir dari perjalanan pemeran atau tokoh yang yang terlibat.

Berikut ini akan dijelaskan tentang sebuah cerpen yang menggambarkan isi dan alur cerita  dari sejarah atau legenda rakyat yang akan membuat kalian lebih memahami cara membuat cerpen yang baik dan benar, serta ringkas beserta alur ceritanya.

Cerpen Anak Teman Teman Baru Gisel

Cerpen Anak Teman Teman Baru Gisel

https://www.haibunda.com

Gisel adalah anak perempuan yang cantik, dia berumur 7 tahun dan baru saja pindah dari Bekasi Ke Indramayu Jawa Barat. Gisel ini termasuk salah satu anak yang terbilang susah untuk beradaptasi dengan orang lain atau teman sebayanya.

Sampai suatu ketika, Gisel pernah disuruh oleh ibunya untuk membeli sabun di minimarket seberang jalan. Sebelum berangkat, ibunya menanyakan, Gisel ingatkan jalannya. Gisel menjawab “ya bu saya ingat”.

Dan Giselpun langsung mengkayuh sepedanya untuk membeli sabun yang disuruh oleh ibunya. Dan sebelum sampai ketempat yang akan ia beli, ada beberapa anak-anak yang sedang asik bermain di lapangan yang tepat di depan minimarket tersebut.

Dan karena Gisel anaknya pemalu, maka ia langsung mengkayuh sepedanya lebih kencang lagi, lantaran dilihat oleh anak-anak sebayanya. Seminggu dia berada dirumah baru dengan menjalani kehidupannya yang tanpa teman sama sekali.

Lalu di minggu kedua, Gisel merasa sepi, sudah berpindah rumah 2 minggu, tapi masih saja belum mempunyai teman sama sekali. Dan akhirnya Gisel memutuskan untuk keluar rumah dengan sengaja mencari teman sebayanya.

Setelah keluar dari rumah yang tak jauh dari tempat ia tinggal, Gisel mendapati kedua anak di sebelah taman, dan Gisel pun menghampirinya dengan maksud ingin mengajaknya berkenalan. Setelah sampai tepat di depan dua anak tersebut, Gisel berhenti dan menaruh sepedanya di pinggir pepohoan.

Dan Gisel pun bertanya, apa saya boleh ikut bermain dengan kalian, kedua anak tersebut menjawab “ya boleh, kita main bersama-sama”. Dan Gisel pun langsung mengulurkan tangannya dengan memberitahu “nama saya Gisel, kalian siapa?”.

Yang pertama anak laki-laki menjawab “saya Fazri, kalau kamu siapa,  ujar Gisel bertanya”. Dan anak perempuan tersebut menjawab “saya Putri”, kamu baru pindahan ya, Gisel menjawab “ya, saya baru pindahan dari Bekasi dan disini ikut bersama ibu dan nenek.

Ya sudah kita main yu, jawab si putri yang sedang asik bermain dengan Fazri. Setelah bermain hingga sore tiba, akhirnya Gisel dan teman-temannya disuruh pulang oleh ibunya masing-masing, untuk segera mandi dan shalat magrib.

Setelah sering bertemu dan bermain bersama, akhirnya Gisel semakin hari semakin banyak teman seusianya. Dan akhirnya Gisel tidak merasa kesepian lagi, karena sudah mendapatkan teman baru yang baik kepada dirinya.

Itulah sepenggal cerpen anak kecil yang ingin mendapatkan teman baru yang sebelumnya ia susah untuk berkomunikasi dengan teman sebayanya. Dan pesan untuk orang tua, jangan biarkan anak-anak kita bermain sendiri atau tidak memiliki teman dimasa kecil.

Karena disaat masih seusia Gisel, masih sangat butuh pergaulan dengan teman-temannya agar mendapatkan pengalaman saat bermain bersama anak-anak lain. Karena jika kita biarkan sendiri, maka tidak akan berkembang pola pikir anak dalam mengasah otaknya.

Namun sebagai orang tua , kita tetap menjaga batasan dari pergaulan tersebut, meski bermain dengan teman sebayanya, sebagai orang tua harus memperhatikan apa yang sering dilakukan anak-anaknya setiap hari.

Cerpen Anak Lomba Menggambar

Cerpen Anak Lomba Menggambar

http://harian.analisadaily.com

Lomba menggambar adalah hobi anak kecil dan bagus untuk melatih otak dalam berkembang. Karena bisa menyerap daya rangsang akan sebuah karangan yang ingin di ulas melalui karya gambar yang ia dapatkan melalui contoh dari gambar lain atau pun mengarangnya secara langsung.

Seperti pada contoh yang diceritakan oleh Bani si kecil mungil yang lucu. Dia ingin menggambar sebuah pegunungan yang terdapat pelangi dan matahari di atasnya. Dan selain itu juga terdapat burung-burung yang tepat pada area pesawahan di lereng gunung.

Setelah tugas tersebut dikumpulkan, ternyata Bani mendapatkan nilai tertinggi yaitu 100, sementara Fira mendapatkan nilai 9,5. Dan berkat sering berlatih menggambar, Bani mudah mengarang sebuah pemandangan yang di tuangkan pada buku gambar.

Dan dari hasil yang sangat memuaskan tersebut, akhirnya Bani semakin bersemangat untuk membuat gambar lebih banyak lagi dengan beragam jenis dan tempat pemandangan yang ia karang melalui imajinasinya sendiri.

Dengan pelajaran atau tugas menggambar, bisa membuat anak-anak lebih cerdas dalam mengekspresikan sebuah karyanya. Karena di usia dini bisa membuat otak lebih berkembang dalam berfikir untuk menyelesaikan pelajaran atau tugasnya sendiri, baik menggambar atau pun mata pelajaran lainnya.

Seperti pada contoh cerpen diatas, Bani lebih semangat lagi ketika ia mengetahui bahwa karyanya disukai banyak orang, hingga mendapatkan nilai yang baik. Untuk lebih mengembangkan bakat anak, maka kita selaku orang tua harus mendukung serta memberi jalan agar lebih mudah dalam mencapai cita-citanya.

Karena pada dasarnya pelajaran yang ditekuni di usia dini, akan lebih di ingat saat sudah beranjak dewasa. Apalagi tugas tersebut menjadi sebuah hobi yang di jadikan tugas dari mata pelajarang yang diberikan oleh guru setempat.

Cerpen Anak Di Balik Senyuman Desi

Cerpen Anak Di Balik Senyuman Desi

https://hmass.co

Desi adalah anak gadis yang sangat ramah dan dikenal sebagai perempuan muslimah di kampungnya. Suatu ketika Desi ingin beranjak pergi ke sekolah dengan menggunakan sepeda kesayangannya.

Namun di pertengahan jalan ia mendapati temannya yang sedang berjalan sendirian yang juga akan berangkat sekolah.  Setelah Desi menghampirinya, lalu ia menawarkan untuk memboncengnya.

Dan akhirnya temannya itu iku sampai ke gerbang sekolah, namun Desi sendiri belum mengetahui siapa nama anak tersebut, karena Desi merupakan anak baru dan hari pertama ia masuk sekolah setelah ia pindah dari sekolah yang sebelumnya.

Setelah ia masuk di ruangan kelas, akhirnya ibu guru memperkenalkannya kepada murid-murid lainnya. Desi mju ke depan, ujar ibu guru tersebut menyuruhnya. Setelah ibu guru selesai memperkenalan dirinya, Desipun kembali duduk dan belajar seperti murid lainnya.

Namun setelah dua bulan berjalan, Desi menjadi pusat perhatian para guru, karena kecerdasannya dalam berfikir saat mengerjakan tugas atau pun pelajaran lainnya. Dan suatu ketika Desi dipanggil oleh kepala sekolah untuk menghadapnya di kantor.

Desipun merasa kebingungan, dengan pemanggilannya tersebut. Dan setelah Desi masuk keruangan kanto yang dimana tepat sebuah meja kantor kepala sekolah, akhirnya kepa sekolah tanpa pikir panjang untuk mengatakan bahwa ia akan mendapatkan beasiswa prestasi.

Desipun merasa senang karena mendapatkan sebuah bantuan dari sekolah yang dimana memang keluarga Desi termasuk orang yang kurang mampu dan serba kekurangan. Namun berkat ketekunan ia dalam belajar, maka membuahkan hasil yang manis.

Namun setelah orang tua Desi mengetahui bahwa anaknya mendapatkan beasiswa prestasi ini, ia sangat sedih dan terharu karena tidak bisa mengatakan apa-apa selain berkata syukur Alhamdulillah dan berterimakasih banyak kepada Allah SWT dan para guru semua.

Akan tetapi dua bulan setelah ia mendapatkan beasiswa, ternyata ia di panggil kembali ke kantor kepala sekolah untuk menyetujui bahwa beasiswa tersebut akan putus sampai bulan depan, yang dikarenakan sudah tidak ada lagi dana yang di keluarkan.

Rasa bahagia tersebut perlahan-lahan menjadi rasa kecewa karena mendengar pernyataan dari kepala sekolah setempat yang mengatakan bahwa “kamu Desi jika ingin melanjutkan Bersekolah disini. Maka saya selaku kepala sekolah memberikan keputusan kepada kamu mengenai beasiswa yang haya diberikan sampai batas bulan depan’

Para donatur dari berbagai daerah dan pemerintah belum ada lagi bantuan beasiswa tersebut. Jadi jika kamu tetap memaksa tinggal di sekolahan ini ya tidak apa-apa. “ujar kepala sekolah memberi penjelasan tersebut dengan berat hati

Dan akhirnya dia tetap bersekolah seperti biasanya hingga kenaikan kelas tiba dan berlangsung di sebuah lapangan yang dimana sebagai tempat upacara. Dan setelah diumumkan dalam suatu  ruang bebas tersebut.

Kepala sekolah akhirnya mengumumkan siswa terbaik yang berprestasi untuk maju kedepan sebagai contoh anak yang teladan. Dan lagi-lagi Desi di panggil oleh kepala sekola tersebut untuk mendapatkan pernghargaan.

Serta memberikan beasiswa keluar negeri untuk jenjang lebih lanjutnya. Dan akhirnya Desi menjadi siswa yang berprestasi hingga mendapatkan penghargaan dari semua guru yang mendukungnya untuk menjadi siswa teladan.

Dan berkat kerja kerasnya, Desi mendapatkan beasiswa lagi untuk dilanjutkan ke Korea. Setelah bertahun-tahun lamanya Desi menjadi sangat cerdas karena fasilitas belajar nya yang sangat lengkap serta ketekunannya dalam belajar membawa dia sampai ke Korea.

Dan setelah 6 tahun lamanya. Desi pulang kampung dan menjadi guru di sebuah tempat dimana ia pernah sekolah di waktu kecil. Karena ingin membalas jasa-jasa para guru yang telah memberikannya beasiswa hingga ke Korea dan sukses sampai sekarang ini.

Leave a Reply