10+ Kumpulan Cerita Rakyat Pendek Nusantara Singkat dan Terpopuler

Kali ini saya akan membahas atau cerita rakyat pendek tentang sebuah legenda di berbagai daerah yang tentunya kisah-kisah sejarah hidup manusia di tanah air Indonesia. Dari semua legenda cerita rakyat ini. Indonesia kaya akan sebuah legenda yang sampai sekarang mengalir dari mulut ke mulut melalui generasi kita.

Meskipun perkembangan zaman yang canggih akan teknologi dan sebagainya, akan tetapi legenda ini menjadi warisan cerita untuk kita dan generasi yang akan datang. Dari perkembangan zaman tersebut kita bisa lebih mudah untuk mengakses atau mencari sejarah di berbagai sosial media.

Maka dari itu cerita ini bukan hanya dari mulut ke mulut, akan tetapi bisa lebih mudah di sebar luaskan ke semua daerah dan beberapa negara lainnya. Maka bagi yang tidak tahu sekalipun akan bisa lebih mudah mendapatkan pengetahuan tentang legenda di tiap-tiap daerah tertentu, seperti sangkuriang, tangkuban perahu merupakan legenda rakyat Jawa Barat.

Sejarah atau legenda tersebut tidak akan hilang meskipun dunia ini lebih maju dari sebelumnya.  Karena dari sebagian rakyat tersebut terlibat sebuah peran yang dimana sebuah kisah tersebut terjadi berdasarkan rasa peduli dari beberapa relawan.

Oleh sebab itu negara ini harus tetap melestarikan budaya, dan sejarah yang telah di ukir oleh beberapa tokoh tertentu. Dari semua tokoh tersebut selain menjadi relawan ada juga yang menjadi sebuah pahlawan, seperti sejarah kerajaan yang ikut memerdekakan bangsa Indonesia.

Hampir di beberapa daerah terdapat legenda rakyat, baik cerita pendek ataupun panjang. Semua itu tergantung dari pengalaman daerah yang diperankan oleh tokoh-tokoh setempat dan panjangnya kisah sejarah tersebut sampai dengan beberapa tahun kedepan.

Contoh legenda yang akan saya ceritakan kali ini ialah sebuah kisah dari tanah Pasundan dan Betawi. Memang dalam sebuah legenda pada umumnya orang mengira dan berfikir semua itu hanyalah cerita dongeng atau fiktif belaka.

Akan tetapi tidak semua legenda tersebut ialah dongeng semata. Ada juga kisah nyata yang di jadikan legenda rakyat dan hingga kini dijadikan adat atau budaya setempat yang dimana legenda tersebut berasal.

Sebelum ke sini akan dijelaskan bahwa semua legenda rakyat menjadi adat dan budaya setempat dan sampai di yakini adanya sesuatu yang akan membuat menguntungkan atau pun musibah baginya.

Agar tidak salah faham, maka sekali lagi saya tegaskan bahwa legenda adalah sebuah cerita sejarah dari daerah tertentu mengenai mitos atau pun fakta, tergantung persepsi kita masing-masing dan ini hanya menceritakan tentang kisah yang belum tentu dibenarkan ke absahan nya.

Cerita Rakyat Sangkuriang

Cerita Rakyat Sangkuriang

https://www.pustakanasional.com

Pada Suatu zaman dahulu kala, ada seorang perempuan cantik yang bernama Nyai Dayang Sumbi. Perempuan tersebut mempunyai anak yang bernama Sangkuriang. Anak tersebut telah lama tidak berjumpa dengan ibunya yaitu Nyai Dayang Sumbi.

Suatu ketika Sngkuriang tekah dewasa dan dia gemar berburu di hutan untuk mencari makanan sehari-harinya. Dalam perjalanan tersebut ia ditemani oleh seekor anjing yang bernama tumang.

Setiap hari-harinya sangkuriang bepergian pun tumang selalu menemani,. Namun Sangkuriang sendiri tidak mengetahui bahwa seekor anjing tersebut yang dinamakan tumang ialah titisan dewa, yang tak lain adalah bapaknya sendiri.

Ditengah perburuannya tersebut, Sangkuriang menemukan seekor rusa. Dan Sangkuriang menyuruh tumang untuk mengejar rusa tersebut untuk menangkapnya agar bisa diambil hatinya untuk diberikan Nyai Dayang Sumbi.

Karena dari beberapa hari sebelumnya, Sangkuriang telah berbincang-bincang dengan Nyai Dayang Sumbi, yang meminta kepada pemuda tersebut yang tak lain ialah anaknya sendiri yaitu Sangkuriang untuk mencari hati rusa.

Dan setelah menemukan rusa ditengah hutan, tumang pun mengejarnya untuk menangkap rusa tersebut. Namun setelah berjam-jam, sangkuriang menunggu tumang kembali, dengan harapan bisa membawa rusa untuknya, ternyata tumang gagal mendapatkannya dikarenakan kehilangan jejak.

Sangkuriang merasa kecewa dan seakan emosinya meledak, karena pupus sudah harapannya untuk membuktikan bahwa dirinya bisa mendapatkan apa yang diinginkan Nyai Dayang Sumbi. Dan akhirn nya tumang dibunuh untuk menggantikan hati dari rusa tersebut yang akan diberikan kepada ibunya.

Setelah ibunya memasak dan memakannya, ibunya langsung menanyakan pada Sangkuriang “kemana si tumang” ujar Nyai Dayang Sumbi bertanya. Sangkuriang menjawabnya “ Tumang sudah mati dan hati yang ibu makan ialah hati dari si Tumang”

Sontak berteriak dan menangis dan menahan emosi yang akhirnya meledak, ibunya langsung memukul dengan sendok makan hingga terkena kepalanya. Setelah itu Sangkuriang langsung di usir dengan kondisi kepala sedikit berdarah dan luka.

Dari luka tersebut akhirnya sangkuriang memiliki tanda di kepala yang tidak bisa hilang sampai kapanpun. Setelah kepergian Sangkuriang, Nyai Dayang Sumbi merindukannya dan merasa bersalah karena telah mengusirnya dan enggan kembali ke rumahnya.

Suatu ketika di rundung kesedihannya, Nyai Dayang Sumbi selalu berdoa dan memohon ampun kepada Dewata, agar anaknya bisa kembali pulang. Dan pada akhirnya Nyai Dayang Sumbi diberikan sebuah keajaiban oleh Sang Dewata dengan sebuah kecantikan yang abadi, hingga selalu terlihat lebih muda.

Dan suatu ketika Sangkuriang pulang ke kampung halamannya dengan sekian lama kepergian nya membuat dia merasa rindu dengan suasana rumah dan sekitarnya. Dan ia hanya berfikir ingin mengenang semua dari kenangannya dengan ibunya.

Yang tak lain tidak berharap ingin bertemu ibunya, karena ia berfikir kalau ibunya sudah meninggal dunia setelah ke pergian nya beberapa tahun lamanya. Akan tetapi yang ia temukan ialah ibunya sendiri yang masih tinggal di kampung halaman tersebut.

Namun ia tidak mengenali bahwa yang ia temukan adalah ibu kandungnya sendiri. Setelah beberapa bulan ia mengenal gadis tersebut yang tak lain ialah ibunya. Ia hendak melamarnya untuk di jadikan istrinya yang sah.

Setelah ia melamarnya, Nyai Dayang Sumbi pun menerimanya. Hari-hari pun telah ia lewati bersama layaknya sepasang kekasih. Namun siapa sangka, ditengah asiknya berbincang-bincang dengan dengan tubuh yang saling bersandar, akhirnya Nyai Dayang Sumbi melihat bekas luka di kepala tersebut.

Dan Nyai Dayang Sumbi menanyakannya tanpa pikir panjang. “Sangkuriang, bekas apakah luka di kepalau itu?”. Dan Sangkuriang menjawabnya dengan jujur, bahwa dirinya telah di pukul oleh ibunya lantaran telah membunuh si Tumang hewan ke sayanganya.

Lalu dengan berat hati, Nyai Dayang Sumbi langsung mengatakan yang sejujurnya, meskipun ia telah mencintainya dan akan segera melaksanakan pernikahannya. Lalu dengan suara berat dan terbata-bata, nyai Dayang Sumbi mengatakan “Sangkuriang, yang hendak kau nikahi itu ialah orang yang memukulmu, yang tak lain ialah ibumu.

Sangkuriang kaget dan masih menganggapnya sebuah gurauan. Bicara apa kau Nyai?. Nyai Dayang Sumbi menjawab, ya aku adalah ibumu, yang telah memukulmu karena ulahmu yang telah membunuh si Tumang dan ketahuilah kenapa aku memukulmu hingga kepalamu terluka.

Karena yang kau bunuh ialah bukan sekedar hewan, tetapi ia titisan Dewa, yang tak lain ialah bapak mu sendiri nak. Itulah sebabnya ibu sangat marah kepada kamu karena kamu telah membunuh bapak mu sendiri.

Setelah Nyai Dayang Sumbi menjelaskan secara detil dan panjang lebar, tetap tidak percaya dan malah di hiraukan saja. Setelah Nyai Dayang Sumbi memberi penjelasan lebih lanjut, akhirnya Sangkuriang pun marah dan mengatakan siapapun kau Nyai, aku akan tetap menikahi mu secepatnya.

Nyai menjawab” tidak Sangkuriang, meski di dunia ini hanya ada satu laki-laki, anak tetaplah anak, tidak akan pernah menjadi seorang suami. Sangkuriang masih tetap bersikeras untuk tetap menikahi secepatnya.

Setelah perdebatan yang sangat alot itu, akhirnya Nyai Dayang Sumbi sedikit mengalah untuk memberikannya kesempatan sekali pada Sangkuriang. Dengan berkata, baiklah jika kau bersikeras ingin menikahi ku aku siap menjadi istrimu.

Cerita Rakyat Sangkuriang

https://www.pustakanasional.com

Namun dengan satu syarat yaitu harus memenuhi permintaannya dengan membuatkan sebuah perahu dalam waktu satu hari tidak boleh lebih sedetik pun. Karena jika matahari sudah terbit dari ufuk timur, maka kau akan dinyatakan gagal menikahi ku.

Dengan rasa percaya dirinya itu, Sangkuriang langsung menjawab “Demi Nyai akan kulakukan asal kau bersedia menikah denganku”. Sangkuriang pun pergi dengan rasa terpukul atas pernyataan Nyai Dayang Sumbi dan seger ingin membuktikannya.

Setelah keesokan harinya ia mulai menyiapkan beberapa pohon yang didapatnya dari hutan untuk dijadikan perahu. Setelah itu Sangkuriang mengumpulkan bebatuan yang besar untuk dijadikan tanggul atau bendungan sungai Citarum.

Karena jika sudah selesai perahu tersebut akan di letakkan tepat pada sungai citarum, agar Nyai bisa melihatnya, sesuai apa yang di jadikan permintaannya tersebut. Waktupun berjalan, dan pembuatan perahu pun hendak selesai dengan cepat atas bantuan para Jin yang telah di taklukannya selama ia berkelana.

Dan Nyai Dayang Sumbi pun sempat khawatir akan terjadinya sebuah pernikahan antara ibu dan anak, setelah melihat bahwa Sangkuriang hendak menyelesaikan apa yang jadi permintaanya tersebut.

Setelah itu Nyai Dayang Sumbi berdoa kepada Dewa, agar ayam berkokok lebih awal, dan akhirnya ayam-ayam tersebut berkokok hingga para Jin lari terbirit-birit. Dengan rasa kesal akhirnya Sangkuriangpun menendang perahu tersebut yang hendak selesai ke sebuah pegunungan hingga menyatu dengan gunung.

Dan akhirnya gunung tersebut dinamakan dengan sebutan Tangkuban Perahu. Dan Sangkuriang pun terjatuh kedalam sungai Citarum yang akhirnya meninggal. Setelah kejadian itu, menjadi legenda rakyat Jawa Barat yang hingga kini di yakini oleh banyak orang bahwa gunung tersebut ialah kisah seorang anak yang akan menikahi ibunya namun gagal dan menendang sebuah perahu yang akhirnya menyatu an menjadi gunung Tangkuban Perahu.

Karena bantuan dari jin perahu itu pun hampir selesai Dayang Sumbi memohon kepada Dewa. Dayang Sumbi membuat ayam jago berkokok lebih awal, dan akhirnya berhasil jin yang membantu sangkuriang lari ketakutan dan meninggalkan sangkuriang sendirian.

Cerita Rakyat Sangkuriang

https://www.pustakanasional.com

Karena kesal perahu itu ditendangnya dan terjatuh di atas gunung dan menyatu dengan gunung dan bernama Gunung Tangkuban Perahu, Sangkuriang akhirnya mati karena terjatuh kedalam sungai Citarum.

Si Pitung Dari Betawi

Si Pitung Dari Betawi

http://etnohistori.org

Mengingat nama si Pitung, tentunya akan teringat sejarah di zaman Belanda. Karena si Pitung dikenal sebagai pahlawan rakyat di zamannya. Si Pitung sering membantu dan menolong rakyat yang lemah dan ditindas oleh para penjajah.

Si Pitung di kenal seorang pemuda yang kuat dan tangguh, dengan bermodalkan akal dan niat baiknya untuk menolong sesama, dia bisa melawan penjajah meski tanpa senjata sekalipun.

Sesekali ia membawa senjata berupa golok, namun di suatu hari ia pernah di serang oleh penjajah saat akan menolong rakyat yang sedang di rampok. Dan dengan tangan kosong dia bisa melawan para penjajah tanpa harus membunuhnya dengan senjata.

Si Pitung di kenal jago silat, dan memiliki tubuh yang kuat, sehingga para penjajah di bikin kebingungan, karena tidak satu dua pukul saja yang ia terima, tapi bisa menahannya tanpa harus terjatuh apalagi kesakitan.

Si Pitung Dari Betawi

http://www.suratkabar.id

Kisah ini diyakini oleh Rakyat Betawi, yang telah banyak dibantu dan ditolongnya. Namun suatu ketika si Pitung pun sakit dan akhirnya meninggal dunia. Akan tetapi tugas dia sebagai pahlawan sudah selesai hingga tak ada lagi para penjajah yang berani macam-macam di daerah Betawi.

Dan kepergiannya meninggalkan banyak kisah hingga banyak rakyat yang ikut berduka atas kepergiannya seorang pahlawan Betawi yang suka membantu dan menolong rakyat yang sedang kesusahan.

Begitulah legenda rakyat pendek dari sebuah cerita seorang pahlawan Betawi yang bernama Pitung. Dan untuk lebih jelasnya bisa anda cari dan hubungi keluarga terdekatnya hehehe maaf jika ada salah kata, nama tokoh ataupun salah dalam menginformasikan.

Si Pitung Dari Betawi

http://jantungmelayu.com

 

Artikel ini tak lain hanya sebuah informasi yang akan dibagikan kepada seluruh rakyat Indonesia bahwasanya Bangsa ini kaya akan legenda di tiap-tiap daerahnya masing-masing. Jika ada yang ingin memberikan kritik saran, silakan komentar dibawah.

Saya akan sangat berterima kasih karena bisa memberikan wawasan dan pengetahuan dari penulis yang akan dibagikan lagi kepada yang membutuhkan informasi atau seputar legenda daerah.

Legenda Asal Mula Candi Prambanan

Legenda Asal Mula Candi Prambanan

http://ipospedia.com

Siapa yang tak kenal dengan Joko Bandung. Ia adalah pemuda yang sakti dari sebuah keturunan Raja di kerajaan Pengging. Ia adalah putera raja yang konon di zamannya sangat di segani dan di kagumi oleh banyak orang.

Dari hari kehari, Joko Bandung rajin berlatih, sehingga kesaktiannya melebihi ayahnya. Berbagai ilmu telah ia miliki dan kuasai hingga kesaktiannya berkembang pesat karena selain rajin berlatih, ia juga sering berguru pada petapa sakti.

Di Prambanan terdapat kerajaan yang dipimpin oleh sang Raja Boko, ia memiliki puteri yang cantik bernama Roro Jongrang. Namun suatu ketika antar kedua kerajaan tersebut terjadi sebuah peperangan yang sangat besar hingga menewaskan banyak orang dan prajurit-prajuritnya.

Legenda Asal Mula Candi Prambanan

https://valloria.deviantart.com

Saat kepergiannya ingin menyerang kerajaan dari Raja Boko, ia dihadang oleh Bandawasa ditengah perjalanan, hingga perkelahian pun tidak bisa dicegah. Setelah perkelahian tersebut yang saling mengadu ilmu kesaktian yang sangat tinggi, akhirnya Bandawasa dikalahkan oleh Joko Bandung.

Namun menjelang ajalnya, Bandawasa ternyata secara diam-diam rohnya masuk kedalam raga Joko Bandung dan menjadi sangat kuat, hingga bertarung sampai berhari-hari. Setelah Joko Bandung sampai kedalam kerajaan tersebut.

Akhirnya bertemu dan melihat puteri yang cantik yaitu Roro Jongrang. Setelah pertemuan tersebut Joko Bandung mencintainya dan berniat ingin menikahinya. Namun Roro Jongrang menolaknya, karena dialah orang yang membunuh ayahnya.

Dan akhirnya Roro Jongrang menerima lamaran nya tapi dengan satu syarat, yaitu dibuatkan seribu candi untuknya. Dan  ketika candi tersebut akan selesai, Ternyata ayam sudah mulai berkokok dan sementara ada satu candi yang belum dibuatnya alias kurang satu dari permintaanya dibuatkan seribu candi.

Dan akhirnya tidak jadi menikah karena ada candi yang kurang satu. Setelah itu persiapan pernikahan pun dibatalkan karena gagal dan dinyatakan tidak bisa memenuhi syarat yang diinginkan Roro Jongrang.

Leave a Reply